Showing posts with label ekonomi. Show all posts
Showing posts with label ekonomi. Show all posts

Mow kaya kok ke Bank !!! Usaha dong


Anda pasti tahu tentang logo ini. Logo ini biasanya menempel di Kantor - Kantor Bank maupun di ATM. Melalui logo ini diharapkan akan menambah nasabah yang menyimpan dananya di bank.

Tapi klo saya sendiri tidak suka dengan logo ini. Bukan karena logonya jelek. Namun karena isi pesannya yang disampaikan.

Mengapa Kita harus menyimpan uang di bank ??

Klo Anda berpikir dengan pergi / menyimpan uang di bank bisa membuat Anda kaya bisa jadi Anda benar ( bisa jadi lho, bukan berarti benar).

Bunga , Deposito ??

bunga bank telalu kecil (sudah haram, kecil lagi untungnya) , anda hanya akan menguntungkan bank saja.

Trus mau di taruh dimana uangnya ?

klo anda ingin kaya , ingin uang anda bertambah

maka Investasikanlah di Bidang usaha yang menguntungkan. Sekarang Banyak sekali bidang usaha yang menawarkan kerjasama bagi hasil (Mudharabah). Carilah yang menguntungkan dan terpercaya.

Jangan hanya Simpan uang Anda di brankas , lemari, celengan ataupun di bawah bantal. Bukannya akan bertambah, semakin lama uang Anda malah menjadi berkurang. Terkena Pajak, Zakat, dicuri atau mungkin habis karena Anda belanjakan.

Trus Bank gak ada manfaatnya dong ? Apakah Saya punya rekening di Bank ?

Engga juga.  Bank juga ada manfaatnya. Saya juga mempunyai rekening di beberapa bank. Ada beberapa manfaat Bank menurut Saya :

1. Untuk menyimpang uang dalam jumlah banyak.

Enggak mungkin dong klo Saya menyimpan uang saya yang mendekati 100 miliar di Kostan (masih jauh ding) 

2. Untuk Kemudahan Transaksi.

Saya juga punya beberapa usaha. Biasanya para pelanggan akan mentransfer sejumlah uang untuk membeli beberapa produk yang Saya jual. Untuk mempermudah mengecek transfer yang terkirim Saya menggunakan Internet Banking.

3. Untuk Pembayaran Gaji.

Di Kantor Saya, gaji bulanan langsung di kirim ke rekening masing - masing pegawai . Akhirnya terpaksa saya membuat rekening baru lagi 

Penarikan Uang Kertas Pecahan 10.000 , 20.000 , 50.000 serta 100.000

















Dalam jumpa persnya hari Rabu 26 November 2008, Bank Indonesia (BI) secara resmi akan menarik empat pecahan mata uang kertas pada 31 Deseber 2008. Keempat pecahan mata uang tersebut adalah :

1. nominal 10.000 dengan gambar Cut Nyak Dien yang di terbitkan tahun 1998
2. nominal 20.000 dengan gambar Ki Hajar Dewantara yang diterbitkan tahun 1998
3. nominal 50.000 dengan gambar WR Supratman yang diterbitkan tahun 1999
4. serta nominal 100.000 dengan gambar Soekarno - Hatta yang diterbitkan tahun 1999.

Dengan pencabutan tersebut, maka pecahan tersebut tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah (Legal Tender). Bagi masyarakat yang masih memegang pecahan tersebut setelah tanggal 31 Desember masih dapat berkesempatan untuk menukarkannya ke Bank Umum (sampai 31 Desember 2013) atau langsung ke Bank Indonesia (sampai 31 Desember 2018). Menurut BI, alasan penarikan tersebut karena masa edar uang tersebut sudah cukup lama sehingga security featurenya kurang